Apa saja yang dilakukan oleh warga lanjut usia (lansia) online di Amerika? Perusahaan analis Forrester Research mempublikasikan gambaran demografis untuk kelompok pengguna Internet usia 65 tahun keatas

Warga usia 65 tahun keatas telah melewati sebagian besar hidup mereka tanpa menikmati masa kejayaan Internet dan layanan nirkabel seperti yang terjadi pada generasi muda hari ini.  Jadul (jaman dulu) warga mengirim surat lewat kantor pos dengan amplop dan perangko, tetapi jaman sekarang surat dikirim lewat e-mail secara gratis atau lewat ponsel SMS texting.  Demikian juga dengan keberadaan perangkat seperti komputer pribadi, ponsel, kamera digital, printer, yang baru dijual di pasar awal tahun 1990-an dengan harga yang relatif terjangkau.  Walaupun sudah pensiun, yang pasti kelompok konsumen lansia masih tetap tertarik untuk menggunakan teknologi dalam hidup mereka sehari-hari.  Perusahaan analis Forrester Research mempublikasikan sebuah laporan yang memberikan gambaran demografis untuk kelompok pengguna Internet lansia di Amerika, dimana laporan ini menyatakan bahwa sebagian besar warga lansia masih secara teratur meng-akses online sehari-hari.

Gambaran demografis yang dipublikasikan oleh Forrester yang berjudul “Digital Seniors” mengenai aktivitas warga lansia ternyata cukup mencenggangkan para peneliti karena warga lansia di Amerika suka online dan pengetahuan mereka terhadap teknologi melebihi batas yang semula dipikirkan.  Laporan ini menemukan bahwa sekitar 60% dari warga lansia suka online berarti ada 21 juta warga lansia di Amerika yang selalu akses Internet, dibandingkan hanya 40% dari warga lansia yang tidak peduli tentang Internet.  Ternyata 21 juta warga lansia memiliki pengetahuan mengenai teknologi cukup tinggi dan mereka suka menggunakan teknologi untuk berhubungan dan berbagi informasi dengan teman-teman dan keluarga.

Apa saja yang dilakukan oleh warga lansia di Internet? Peneliti  Forrester menemukan bahwa warga lansia mempunyai aktivitas yang sangat berbeda dibandingkan kelompok orang dewasa lakukan sehari-hari.  Aktivitas warga lansia online antara lain:

  • Email: 91% menggunakan email
  • Belanja online: 59% sudah pernah membeli sesuatu secara online dalam waktu tiga bulan terakhir ini
  • Jaringan sosial: 49% memiliki akun Facebook
  • Foto: 46% sudah pernah mengirim dan menerima foto lewat e-mail
  • Game: 44% suka bermain game sendiri online
  • Kupon: 24% suka menerima kupon diskon online

Peneliti Forrester menyarankan pemasar-pemasar merek perusahaan untuk memikirkan strategi yang pantas untuk men-target warga lansia karena kelompok ini memiliki aktivitas yang berbeda dengan generasi muda dan warga lansia mempunyai daya beli yang cukup besar.  Pemasar-pemasar seringkali menganggap warga lansia tidak seaktif generasi muda dalam hal akses online, juga bukan pembeli terbesar untuk kategori komputer tablet dan cenderung lebih rendah persentase yang memiliki telepon pintar (smartphone).  Akan tetapi peneliti Forrester mengingatkan bahwa warga lansia memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan pengguna Internet generasi muda.  Keunggulan warga lansia di Amerika antara lain:

  • Dari segi jumlah calon pembeli: ada 21 juta lansia selalu online
  • Dari segi pendapatan pembeli: jumlah uang yang dimiliki lansia melebihi pembelanja usia 18 sampai 24 tahun
  • Dari segi kesetiaan terhadap merek: warga lansia setelah menemukan merek yang mereka senang, mereka lebih setia dibandingkan kelompok pembelanja orang dewasa lainnya

(Image: Forrester Research)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s