Liquipel: inovasi pembungkus telepon genggam dan gadget yang tak terlihat dengan mata telanjang, teknologi untuk menangkis air (waterproof), dengan lapisan terbuat dari bahan-bahan ukuran nano

Teknologi untuk menangkis air (waterproof) yang diciptakan untuk memproteksi telepon genggam dan gadget adalah tema utama belakangan ini.  Apalagi di negara Amerika memasuki musim panas, orang Amerika lebih banyak menghabiskan waktu mereka di luar rumah, baik keluar kota bertualang ke tempat terpencil di atas gunung, camping, memancing, berenang di danau, di pantai ataupun di kolam renang.  Yang sering ditakuti pemegang gadget adalah akibat kelalaian terjadi ketika berenang dan tiba-tiba telepon genggam kesayangan mereka kecemplung ke dalam air.  Tidak lepas dari itu, cuaca juga seringkali berubah mendadak, kadangkala hujan mendadak yang membasahi gadget kita.  Salah satu kebutuhan saat ini adalah mencari cara untuk menyimpan telepon genggam dan gadget dari kemasukan air, baik air hujan, tumpahan minuman gelas dan botol air, dan lain sebagainya.  Penemuan inovasi teknologi terbaru dari Liquipel rupanya bisa mengatasi semua masalah yang berhubungan dengan air yang membuat kerusakan besar terhadap gadget kita.

Pada kompetisi inovasi tahunan, 2012 Edison Awards, yang diselenggarakan di New York City dan hasilnya diumumkan tanggal 27 April lalu, Liquipel memenangkan penghargaan perak untuk kategori Enhanced Functionality in the Material Science.  Tidak cuma itu saja, sejak tanggal 13 Juli 2012 ini perusahaan yang didirikan tahun 2011 dan berbasis di kota Santa Ana di selatan kota Los Angeles (sekitar 50 kilometer) berhasil menarik investasi pendanaan sejumlah $10 juta untuk putaran pertama, dari beberapa investor yang masih dirahasiakan.  Boleh dibilang nilai usaha startup ini sudah mencapai $100 juta dalam waktu satu tahun saja.

Liquipel adalah teknologi pembungkus untuk melindungi telepon genggam dan gadget yang tak terlihat dengan mata telanjang.  Tim pengembangan dan ilmuwan Liquipel berhasil menciptakan lapisan yang terbuat dari bahan-bahan ukuran nano, yang dapat menghalangi air hujan, tumpahan botol air, yang mana dalam waktu jangka pendek akan merusak gadget. Setelah gadget dimasukkan ke mesin Liquipel, lapisan nano menembus perangkat secara keseluruhan, baik di dalam maupun di luar.  Di dalam akan melindungi komponen penting (microprocessor, panel, layar) dan memberikan perlindungan secara instan terhadap cairan.  Liquipel hanya menciptakan teknologi pembungkus yang bisa menutup telepon genggam dan tablet buatan Apple (iPhone, iPad, iPod), Motorola (Razr, Droid X2), Samsung (Galaxy S II, S III, Nexus), dan HTC (Evo, One).  Setelah memberikan lapisan penangkis air, Liquipel menjamin gadget kita masih dengan tampilan semula, sentuhan layar masih respon seperti aslinya, dan kinerja elektronik mesin tidak berubah sama sekali.

Karena teknologi ini masih baru, layanan untuk pemilik telepon genggam dan tablet masih dilakukan dengan pengiriman gadget ke kantor Liquipel dan dikirim kembali ke pemilik melalui jasa cargo dan paket pos. Tarif penawaran Liquipel terdiri atas:

  • Standard, harganya $59 (600 ribu Rupiah), membutuhkan waktu 2 hari untuk melapisi gadget dan pola pengiriman lewat cargo darat.
  • Prioritas, harganya $79 (800 ribu Rupiah), membutuhkan waktu 2 jam untuk melapisi gadget dan pola pengiriman lewat cargo udara.
  • Prioritas  dan lapisan anti gores, harganya $89 (900 ribu Rupiah), membutuhkan waktu 4 jam untuk melapisi gadget dan pola pengiriman lewat cargo udara.

Akibat air dari hujan, banjir, dan kelalaian pengguna seringkali merupakan sumber utama kerusakan gadget.  Peluang bisnis untuk menjual bahan pelapis buatan Liquipel sangat besar di Indonesia, apalagi Liquipel sudah meneken kontrak untuk melayani beberapa mobile operator di negara Australia, Brasil, dan China.  Tidak heran banyak toko elektronik sudah menawarkan jasa asuransi bagi pemegang gadget dalam waktu satu tahun terakhir ini, salah satu contohnya di Amerika adalah perusahaan Apple yang meraup untung besar dengan menyediakan asuransi hanya untuk gadget buatan perusahaan Silicon Valley ini.  Biaya proteksi yang cukup mahal sejumlah $99 (1 juta Rupiah) untuk dua tahun dan biaya untuk menebus gadget pengganti bisa mencapai $150 (1 1/2 juta Rupiah).  Sedangkan biaya lapisan Liquipel jauh lebih murah.  Dengan memanfaatkan Liquipel, mobile operator di Indonesia berpotensi memberi nilai tambah bagi pelanggan-pelanggan yang loyal terhadap merek penyelenggara layanan cellular, demikian juga toko elektronik bisa meraup untung dengan tambahan layanan pelapis buatan Liquipel.  Walaupun Liquipel sudah memenangkan piala inovasi, sebagai catatan akhir, perusahaan startup ini akan berkompetisi dengan dua saingan dekatnya yaitu HzO dan NeverWet.  Satu hal lagi  yang sangat disesalkan untuk pasar Indonesia, rupanya Liquipel untuk sementara belum menyediakan pembungkus untuk telepon genggam buatan BlackBerry.

(Images: top, Liquipel; bottom, price lists, Liquipel; click here to watch video demo)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s