Kudeta di Silicon Valley: Marissa Mayer ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO), presiden, dan anggota direksi Yahoo!, bekas eksekutif Google dan inovator produk terkemuka untuk mesin pencari

Perusahaan pelopor mesin pencari Yahoo! hari ini menunjuk Marissa Mayer sebagai Chief Executive Officer (CEO), presiden, dan anggota direksi. Bekas eksekutif Google dan inovator produk terkemuka untuk mesin pencari ini akan memegang jabatan tertinggi di Yahoo! efektif mulai tanggal 17 Juli 2012. Mesin pencari Yahoo! didirikan oleh dua bekas mahasiswa Universitas Stanford, Jerry Yang dan David Filo, pada tanggal 1 Maret, 1995. Sebelum mendirikan perusahaan mesin pencari, keduanya memulai riset sejak awal Januari 1994. Yahoo! memiliki CEO resmi bernama Scott Thompson, bekas presiden PayPal, yang dipecat pada tanggal 13 Mei lalu karena mengaku memiliki gelar sarjana insinyur tetapi sebenarnya hanya memiliki gelar akuntansi. Setelah pemecatan Thompson, dewan direksi mengangkat CEO sementara yaitu Ross Levinsohn. Ketika Levinsohn berhasil membereskan pertikaian hak paten dengan Facebook, banyak yang menduga Levinsohn akan ditunjuk menjadi CEO resmi secepatnya. Ternyata dugaan semacam itu meleset ketika Yahoo! secara resmi mengumumkan Marissa Mayer sebagai CEO baru hari ini. Marissa Mayer akan menjadi wanita kedua yang memegang jabatan CEO di Yahoo!, sebelumnya pada awal tahun 2009, Carol Bartz, dipercayakan sebagai pemimpin Yahoo!, akan tetapi Bartz dipecat awal September 2011 karena pendapatan perusahaan terus merosot yang mengakibatkan harga saham juga ikut merosot.

Penunjukan Marissa Mayer merupakan gebrakan terbesar yang terjadi di dunia teknologi tahun ini karena dia adalah seorang eksekutif yang sangat terkemuka dan mengerti segala aspek konsumen mesin pencari. Saat penunjukkan ini, Yahoo! berada di posisi nomer 4 merek Internet terbesar di dunia dengan penghasilan sekitar $5 miliar per tahun, dengan total aset sekitar $15 miliar pada tahun 2011. Pengangkatan Marissa Mayer juga merupakan kudeta di Silicon Valley, karena Google akan kehilangan orang yang paling dipercayai perusahaan mesin pencari ini. Marissa Mayer menjadi pegawai Google tahun 1999 dan pegawai nomer 20. Pangkatnya melejit terus, karena ketika masih startup, dialah satu-satu-nya pegawai yang mempelopori inovasi produk untuk mengarahkan pengalaman pengguna. Berkat kerja kerasnya, Google berhasil menjadi mesin pencari terbesar di dunia dan meraup untung besar lewat pendapatan iklan. Halaman muka yang bersih dengan satu kotak memanjang sebagai pusat untuk memulai pencarian yang memudahkan pengguna adalah rancangan Marissa Mayer.  Ada lebih dari 100 macam fitur dan produk yang diperkenalkan oleh Marissa Mayer selama menjabat berbagai posisi di Google, termasuk pencarian produk, toolbar, iGoogle, Google News, dan Gmail.  Sebelum hengkang dari Google, Marissa Mayer memimpin department yang menangani lokal, peta, dan layanan lokasi.  Dia juga aktip menggabungkan produk dari Zagat (restoran ranking) dengan peta untuk pencarian local lewat desktop dan ponsel.

Tidak lepas dari begitu banyaknya hasil karya Marissa Mayer selama di Google, kepintarannya  juga didukung oleh gelar sarjana insinyur dan Master yang benar-benar asli (bukan “aspal” seperti pendahulunya di Yahoo!) dari department Computer Science di Universitas Stanford. Bahkan sewaktu perusahaan Google masih startup, Marissa Mayer sempat di taksir oleh pendiri Google dan CEO sekarang. Keduanya sempat berpacaran sebelum diperingati oleh department sumber daya manusia. Marissa Mayer diperkirakan memiliki kekayaan bersih dari gaji dan saham Google sekitar $300 juta.

(Images: right center, Marissa Mayer; left, Yahoo! logo)

About these ads

Trackbacks

  1. [...] Levinsohn hingga akhirnya menunjuk bekas eksekutif Google Marissa Mayer sebagai CEO pada tanggal 16 Juli lalu. Levinsohn akhirnya keluar dan mencari pekerjaan di perusahaan [...]

  2. [...] Sekarang pendiri perusahaan teknologi seperti Mark Zuckerberg (Facebook), Jack Dorsey (Twitter), Marissa Mayer (CEO Yahoo), Elon Musk (PayPal, SpaceX dan Tesla) dianggap sebagai selebriti dibandingkan bintang [...]

  3. [...] cukup mengagumkan sejak diangkat menjadi pemimpin perusahaan pada musim panas 2012. Sejak hengkang dari Google, Mayer sering melakukan keputusan yang bersifat kontroversial, seperti menghapus system yang [...]

  4. […] mesin pencari Google. Pemegang gelar master dari fakultas Computer Science di Universitas Stanford diangkat menjadi CEO pada bulan Juli 2012. Selang satu tahun terakhir ini Marissa Mayer membuat berbagai […]

  5. […] bulan Mei 2012. Satu tahun setelah Instagram diakusisi oleh Facebook, Yahoo dibawah kepemimpinan Marissa Mayer mengakuisisi Tumblr dengan harga yang sama seperti Facebook membayar Instagram. Dalam waktu dekat […]

  6. […] ini seolah-olah mengejek para wanita karir terkemuka di Silicon Valley seperti Marissa Mayer (CEO Yahoo) sebagai istri atau pacar dari pendiri/CEO perusahaan raksasa […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s