CouchSurfing: situs web yang memakai konsep economi gotong royong atau konsumsi berbagi, menghubungkan wisatawan asing yang bersedia untuk sewa kamar dengan tuan rumah

Akibat krisis ekonomi menghantam negara-negara yang sudah maju sejak akhir tahun 2007, banyak pemilik rumah, condo atau rumah peristirahatan ingin menambah pemasukan uang agar asap dapur tetap mengepul dengan menyewakan kamar kosong mereka untuk wisatawan asing dari manca negara. Maka tidak heran belakangan ini banyak muncul bisnis yang memakai konsep economi gotong royong atau konsumsi berbagi, di Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Kanada, Inggris, termasuk perusahaan startup AirBnB dan Roomorama yang membantu wisatawan yang bersedia untuk sewa kamar dengan tuan rumah. Setelah praktek menyewa kamar sangat populer di dunia barat, sekarang bisnis dengan konsep yang sama mulai bermunculan di negara lainnya seperti di Brasil, China, dan lain sebagainya.

Sebelum hadirnya AirBnB dan Roomorama, pada tahun 2004 sudah berdiri perusahaan non-profit (tidak mencari untung) bernama CouchSurfing. Perusahaan startup ini boleh dibilang sebagai pelopor konsep konsumsi berbagi untuk orang yang suka melakukan perjalanan keluar kota. Konsep bisnisnya sangat mudah dipahami yaitu jika pemilik rumah mempunyai ekstra kamar kosong atau ruangan atau hanya tempat tidur di sofa saja, apalagi dekat dengan atraksi turis, kenapa tidak disewakan saja dan berbagi dengan seorang wisatawan yang bersedia untuk membayar ongkos sewa? Konsep bisnis ini juga menciptakan jaringan sosial yang berkembang pesat antara orang asing yang berbeda latar belakangnya dan menjadi teman yang dapat dipercaya untuk memberi inspirasi untuk saling tukar menukar budaya, penginapan, dan petualangan satu sama yang lainnya.

Perusahaan startup CouchSurfing berbasis di kota San Francisco. Saat ini sudah berhasil menjalin sekitar 5 juta anggota yang meliputi hampir 93.000 kota di 207 negara di dunia. Pengguna menghubungkan satu sama lainnya melalui situs web dan aplikasi mobile untuk Apple iPhone dan Android.  Aplikasi iPhone diluncurkan akhir bulan Mei 2012, selang empat minggu kemudian tim teknisi CouchSurfing berhasil meluncurkan aplikasi untuk Android.

CouchSurfing baru saja menerima dukungan investasi sebesar $15 juta untuk ronde ke-dua (seri B) dari beberapa investor terkenal di Silicon Valley, termasuk General Catalyst, Menlo Ventures (Shervin Pishevar), Benchmark Capital and Omidyar Network (bekas pendiri eBay). Uang sebanyak itu akan dipakai untuk memperbaiki situs website supaya lebih mudah digunakan oleh 5 juta pengguna, membayar sewa gedung di kota San Francisco, dan menambah jumlah karyawan.

(Images: top, CouchSurfing logo; middle, CouchSurfing mobile apps for iPhone and Android; click here to watch a video demo).

About these ads

Trackbacks

  1. […] orang asing yang diperbolehkan tinggal bersama pemilik rumah sudah disediakan oleh startup seperti CouchSurfing, Roomorama, dan Airbnb. Joshua Bocanegra berpikir bahwa pemilik rumah yang masih bujang sebaiknya […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s