Berbagi naik mobil (ridesharing) menjadi tren baru di kawasan Silicon Valley dan sangat populer di kota San Francisco dengan munculnya beberapa pesaing startup seperti Sidecar dan Lyft yang menawarkan transportasi lebih murah daripada naik taksi, dengan mengandalkan inovasi teknologi pemesanan berlangsung secara instan yang dilakukan melalui ponsel pintar

Beberapa perusahaan teknologi startup sedang mengadu nasib mereka untuk melayani kebutuhan transportasi bagi masyarakat perkotaan. Dilema yang dihadapi masyarakat perkotaan kadang persediaan taksi terbatas dan harganya selangit. Salah satu tren baru di kawasan Silicon Valley adalah berbagi naik mobil (ridesharing). Layanan ini relatif murah dan sangat menguntungkan bagi masyarakat yang tidak memiliki mobil dan ingin mendapatkan tumpangan. Demikian juga membantu pemilik mobil karena mereka menggunakan mobil pribadi untuk membawa penumpang baru. Daripada membiarkan kursi cadangan kosong tak terisi di mobil, lebih baik mendapatan tumpangan untuk membantu menutupi biaya pemeliharaan mobil termasuk mengganti ongkos bensin dan ganti oli.

Belakangan ini di kota San Francisco sudah muncul beberapa pesaing startup seperti Sidecar dan Lyft. Untuk selanjutnya laporan ini hanya membahas Sidecar yang resmi beroperasi sejak bulan Juni tahun ini dan didirikan bulan Februari 2012. Keunggulan Sidecar terletak dari segi teknologi pemesanan berlangsung secara instan yang dilakukan melalui ponsel pintar. Calon penumpang hanya perlu men-download aplikasi Sidecar yang tersedia untuk perangkat yang dijalankan oleh Apple iOS dan Google Android.

Keunikan aplikasi ini menghubungkan pemilik mobil dengan penumpang yang ingin berkeliling kota. Ketika membutuhkan tumpangan, calon penumpang memberikan isyarat ke salah satu pemilik kendaraan terdekat. Bagi sopir yang sedang melewati daerah calon penumpang, sopir akan menerima peringatan bila ada calon penumpang sedang mencari tumpangan di daerah terdekat mereka. Ini merupakan salah satu sisi kenyamanan Sidecar daripada memakai taksi.

Minggu lalu SideCar mengumumkan bahwa perusahaan startup ini sudah menerima pendanaan putaran pertama (Seri A) sejumlah $10 juta dollar yang dipimpin oleh Lightspeed Venture Partners dan Google Ventures. Uang sebanyak ini akan dipakai untuk mengembangkan tim kerja SideCar yang saat ini masih terdiri atas 20 orang. Dalam waktu beberapa bulan kedepan perusahaan ini berharap untuk melipat gandakan jumlah karyawan dan memperluas layanan ke kota lain dan ke seluruh dunia.

Hari ini Sidecar mengumumkan bahwa mereka sudah memutuskan pilihan kota pengembangan setelah kota San Francisco yaitu kota Seattle. Untuk mensukseskan peluncuran mendatang di kota Seattle, Sidecar melakukan promosi untuk menarik sopir baru di kota Seattle. Sidecar menawarkan hadiah dalam bentuk uang tunai sejumlah $100 bagi siapa saja yang berhasil menyodorkan calon sopir yang berhasil lulus wawancara pada saat penerimaan pegawai baru, tapi syaratnya sopir baru akan memulai tugas mereka mengantar penumpang pertama di kota Seattle sebelum akhir bulan November tahun ini.

(Images: top, Sidecar logo; middle, Sidecar Apple iOS app screenshot; bottom, Sidecar Seattle promotion)

About these ads

Trackbacks

  1. [...] yang bisa dipakai untuk menutup ongkos bensin dan ganti oli. Contoh seperti itu termasuk layanan Sidecar dan Lyft sedang trendi di kota San Francisco. Dengan melihat peluang bisnis ini, sekarang muncul [...]

  2. [...] mencuci mobil (Cherry), layanan menjaga anak (UrbanSitter), layanan pengangkutan dalam kota (Sidecar), layanan ganti oli mobil (YourMechanic), dan layanan pembersihan rumah di Silicon Valley [...]

  3. [...] diluar kantor. Bisnis model yang menggunakan platform konsumsi kolaboratif hampir mirip dengan Side-car untuk berbagi naik mobil (ridesharing) di Silicon Valley. Contoh lain dengan bisnis model yang sama [...]

  4. [...] untuk orang berpesiar dengan biaya lebih murah daripada menyewa di hotel. Demikian pula startup Side-car menyediakan layanan berbagi naik mobil (ridesharing) di Silicon [...]

  5. [...] layanan baru yang muncul akhir-akhir ini. Usaha baru seperti berbagi kendaraan beroda empat (SideCar) akan mengurangi biaya investasi armada kendaraan. Sedangkan layanan pengiriman barang (Deliv, [...]

  6. […] yang memakai bisnis model ini sudah sering dibahas di Inovasi.com, seperti FlightCar, RovAir, Side-car, Lyft (berbagi tempat duduk di mobil pribadi), Airbnb (penyewaan kamar tidur kosong di rumah […]

  7. […] model yang bersifat ekonomi berbagi, yang juga dikenal dengan konsep konsumsi kolaboratif, seperti berbagi mobil, akun seluler, dan lain sebagainya. Ide bisnis yang dicanangkan oleh Joshua Bocanegra cukup […]

  8. […] memesan tempat duduk di restoran (contoh, OpenTable), menemukan sopir mobil pribadi (contoh, Sidecar, Uber atau Lyft), memanggil pembantu rumah tangga membersihkan rumah atau mencari suster untuk […]

  9. […] ekonomi berbagi semakin berkembang pesat di semua sektor bisnis. Berbagi kendaraan roda empat (Sidecar, FlightCar, Uber dan Lyft), sepeda motor (Scoot Networks), garasi (StowThat), gudang untuk […]

  10. […] Francisco, Seattle, Los Angeles, New York, dan Boston. Perusahaan startup yang lagi trendi termasuk Sidecar, Uber, Bla Bla Car dan […]

  11. […] seperti memesan kamar hotel (Airbnb, HotelTonight), memanggil mobil penjemput atau taksi (Uber, SideCar), dan lain sebagainya. Malah sudah banyak yang tidak mau repot-repot berhadapan secara empat-mata […]

  12. […] ponsel pintar untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, seperti memanggil taksi penjembut SideCar, Uber, atau berbelanja barang-barang keperluan sehari-hari di supermarket melalui […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s