comScore (perusahaan penyedia layanan riset untuk mengukur kegiatan website) ingin membuktikan tentang efektivitas iklan yang dipasang di Facebook

Sejak Facebook menerbitkan penawaran umum perdana (IPO) pada tanggal 18 Mei lalu, perusahaan jaringan sosial terbesar didunia ini dikecam oleh media massa dan sebagian pemasang iklan (misalnya General Motor, perusahaan mobil di Amerika dengan merek GMC) meragukan keefektivitasan iklan yang dipasang di situs ini.   Akibat berita dan diskusi di media belakangan ini, ada beberapa analis pemasaran sempat kecewa terhadap keberhasilan iklan yang dipasang di Facebook untuk mampu mempengaruhi pengguna Facebook membeli produk atau jasa yang disediakan oleh si pemasang iklan.  Karena desas-desus tentang keefektivitasan iklan yang dipasang di Facebook sejak perusahaan yang berbasis di Silicon Valley ini menjadi perusahaan terbuka,  berita dan diskusi semacam ini membawa dampak yang sangat negatif terhadap nilai perusahaan ini.   Banyak investor sempat menjual genggaman saham di tangan mereka dan menderita kerugian beberapa minggu ini.  Harga saham Facebook per keping anjlok sangat drastis dan sempat menginjak di bawah $26, dibandingkan pada hari penawaran umum perdana harga saham per keping mencapai $45.  Walaupun masalah keefektivitasan iklan hanya merupakan salah satu dari sekian banyak masalah yang sedang dihadapi oleh Facebook, boleh dibilang nilai perusahaan jaringan sosial ini sudah amblas 40% sejak menjadi perusahaan publik.

Untunglah Facebook tidak kekurangan teman didunia bisnis.  Pasar saham di Wall Street sempat berputar haluan akhir minggu ini setelah mengetahui bahwa comScore sedang mempersiapkan sebuah laporan yang berjudul “The Power of Like 2: How Social Marketing Works.” Harga saham Facebook sempat naik 3% setelah pasar untuk perdagangan saham perusahaan di buka di Wall Street hari Jumat pagi tanggal 8 Juni kemarin.  Laporan comScore ini akan disebar-luaskan minggu depan di konferensi “Audience Measurement 7.0” yang diprakarsai oleh Advertising Research Foundation.  Konferensi ini mengambil tempat di hotel Marriott Marquis dikota New York City dari tanggal 11 Juni sampai 12 Juni.  comScore adalah penyedia riset dalam hal mengukur kegiatan website yang dijadikan tolak-ukur oleh pemasar.  comScore membantu perusahaan Internet dan mobile untuk memahami perilaku dan aktivitas website demi meningkatkan keuntungan perusahaan.

Berdasarkan sebuah posting yang ditulis oleh analis comScore bernama Andrew Lipsman, laporan khusus ini membuktikan bahwa pesan-pesan yang dilakukan oleh si pemasang iklan membawa dampak positif terhadap publisitas perusahaan.  Dengan kata lain, akibat pajanan di Facebook, ini akan meningkatkan keinginan konsumen dan pengguna Facebook untuk membeli produk atau jasa yang disediakan oleh merek pemasang iklan tsb.  Mari kita tunggu minggu depan untuk menilik lebih jelas terhadap laporan comScore ini, sehingga memberikan masukan yang sangat bermanfaat bagi analis pemasaran, pemasang iklan/merek perusahaan, dan para investor didunia jaringan sosial.

(Images: left, Facebook logo; right, comScore logo)

Leave a comment