Inovasi alat charger telepon genggam dan perangkat kecil yang menggunakan sel bahan bakar korek api gas, mampu mengisi ulang baterai selama dua minggu sebelum kehabisan tenaga

Kalau anda ingin mencari ide hadiah Natal untuk bos tahun ini, sebaiknya anda mengunjungi toko Brookstone yang terkenal di Amerika menjual barang yang aneh-aneh tapi dalam bentuk ukuran kecil.  Hampir di semua mal besar di Amerika pasti ditemukan toko Brookstone, entah terletak di pojok atau di tengah-tengah mal.  Setelah sukses meluncurkan “Pocket Projector” untuk Apple iPhone seharga $230 baru-baru ini, toko spesial ini kembali menemukan barang kecil yang bakal populer akhir tahun ini. 

Awal minggu ini Brookstone meneken kontrak dengan Lilliputian Systems untuk menjual sebuah alat charger khusus untuk mengisi baterai telepon genggam, kamera digital, musik player, dan perangkat kecil lainnya.  Lilliputian Systems yang bermarkas dekat kota Boston merupakan perusahaan teknologi yang dulunya berada dibawah naungan universitas besar di pantai timur, Massachusetts Institute of Technology (MIT).  Lilliputian Systems memang ahli pembuat alat charger ukuran kecil dan portable yang banyak digunakan oleh perangkat telepon genggam.

Alat charger yang ukurannya sama seperti ponsel tebal ini menggunakan sel bahan bakar gas atau dikenal juga butana.  Alat charger ini mampu mengisi setiap perangkat telepon genggam melalui kabel USB.  Cairan gas butana diisi didalam kartrid plastik yang sebesar korek api gas untuk orang merokok yang mana setiap kartrid bisa dipakai untuk mengisi ulang baterai sebanyak 10 sampai 14 kali.  Atau dengan kata lain, satu kartrid gas mampu bertahan dua minggu sebagai sumber daya satu telepon genggam misalnya Apple iPhone.  Kalau sudah habis, pengguna bisa membeli kartrid cadangan di toko Brookstone.  Harga kartrid ini masih belum diungkapkan tetapi diperkirakan $5 per kartrid.  Sedangkan harga alat charger ini diperkirakan sekitar $200. 

Target pembeli alat charger ini adalah para pelancong dan pembisnis yang sering keluar kota yang kesulitan mencari colokan stopkontak.  Untuk memudahkan pengisian berbagai perangkat, alat charger ini juga dilengkapi dengan beberapa model kabel dan colokan internasional sehingga tidak memerlukan adaptor.  Menurut Lilliputian Systems, produk ini sudah menerima izin dari perusahaan penerbangan sehingga boleh di bawa di dalam tas kerja selama melakukan perjalanan yang menggunakan pesawat terbang.

(Image: Lilliputian Systems via CNET)

Leave a comment