Project Loon: Google menyediakan akses Internet kecepatan tinggi dan dapat terjangkau 100 juta orang di Indonesia

Perusahaan holding Alphabet yang menaungi raksasa mesin pencari Google akan meluncurkan inovasi balon udara yang mengambang di langit Indonesia mulai awal tahun 2016. Proyek canggih ini dikenal dengan nama Project Loon. Sama dengan Google, sejak awal bulan Oktober 2015, Project Loon sudah berada di bawah manajemen perusahaan holding Alphabet.

Project-Loon-IndonesiaPara teknisi sudah melakukan serangkaian uji-coba Project Loon di Selandia Baru pada pertengahan tahun 2013. Kemudian uji-coba dilanjutkan di beberapa negara Amerika Latin dan di negara Sri Lanka.

Sebagai mesin pencari terkemuka di dunia, anak usaha Alphabet ini ingin memperluas akses ke dunia pendidikan, budaya, dan ekonomi, bagi seluruh penduduk kepulauan Indonesia. Project Loon diperkirakan akan menjangkau 100 juta orang di Indonesia.

Project Loon sangat cocok dengan kondisi geografi di Indonesia yang meliputi ribuan pulau-pulau kecil, pergunungan, hutan, dan lautan yang luas. Banyak penduduk di daerah pelosok belum mengenyam kemajuan inovasi teknologi seluler seperti penduduk di kota besar. Dengan bantuan balon pada ketinggian di atas jalur pesawat terbang, maka operator seluler dapat menjangkau daerah terpencil dan desa-desa yang jauh dari kawasan perkotaan.

Balon udara berfungsi sebagai menara seluler di angkasa dan menyediakan akses Internet kecepatan tinggi (termasuk, 4G LTE). Balon udara akan terbang sesuai dengan kecepatan angin dan mencapai ketinggian sekitar 20 km. Ketinggian ini hampir dua kali lipat dari penerbangan pesawat komersial. Setiap balon memantulkan sinyal seluler ke tanah. Selanjutnya sinyal disalurkan ke ponsel. Ketika salah satu balon kehabisan tenaga, maka balon pengganti akan diterbangkan ke posisi yang sama.

Project-Loon-Indonesia-GoogleUntuk mensukseskan rencana ini, Project Loon akan bekerja sama dengan tiga perusahaan telekomunikasi di Indonesia, Indosat, Telkomsel, and XL Axiata.

Ide Project Loon di Indonesia hampir mirip dengan inisiatif jaringan sosial Facebook yang sudah meluncurkan akses web gratis melalui proyek Internet.org pada bulan April 2015 lalu. Kehadiran raksasa-raksasa teknologi dari Silicon Valley membuktikan bahwa mereka mengantisipasi pasar yang gemilang dari ratusan juta pengguna Internet di Indonesia. Misalnya, Google dapat memperdagangkan ponsel berkualitas tinggi jenis Android One dengan memberikan akses Internet gratis bagi penduduk di daerah pedesaan dan terpencil.

(Images: top center, Project Loon in Indonesia; middle right, executives from Alphabet and Indonesian mobile operators)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s