Kita sering berkunjung ke suatu lokasi baru untuk mencari tahu aktivitas bisnis terdekat ataupun menghadiri suatu acara di tempat baru, yang mana kita akan bertanya “Apa yang sedang terjadi di sekitar saya?” Kehadiran aplikasi Spindle bertujuan untuk menjawab pertanyaan tsb. dengan menyajikan berbagai alternatif pilihan aktivitas menarik, seperti mengungkapkan kalau ada toko roti terdekat sedang menyediakan menu kue bolu strawberry di pagi hari, ada restoran yang menyediakan hidangan nasi campur spesial untuk makan siang, ada toko buku yang mendatangkan penulis buku sebagai bintang tamu, ada butik baju yang baru menerima kiriman gaun terbaru dengan harga diskon, ataupun ada sebuah bar yang mendatangkan band kesayangan kita yang akan tampil malam itu juga.
Untuk menentukan apa yang relevan dan menarik yang sedang terjadi sekarang ini, maka dibutuhkan inovasi teknologi yang bisa memanen informasi yang berharga dari orang lain, pembisnis, dan organisasi yang bersedia berbagi informasi mereka setiap hari. Pencarian lokal dari dulu hanya bisa dilayani oleh mesin pencari (Google, Bing/Yahoo) dengan memasukkan kata kunci, sedangkan inovasi baru menggabungkan pencarian dengan aktivitas jaringan sosial sehingga hasilnya jauh lebih kaya dan lebih lengkap.
Tim teknisi Spindle adalah mantan pegawai Microsoft perusahaan perangkat lunak terbesar didunia. Tim kerja ini berhasil menggabungkan mesin pencarian dengan informasi geolokasi dan waktu. Sehingga aplikasi ini mampu menampilkan berbagai aktivitas yang menarik yang diperbaharui terus sepanjang jalan sambil menambahkan atribut yang berhubungan dengan konten sosial. Jadi, ketika pengguna sudah tiba di tempat tujuan atau berencana melakukan suatu aktivitas, mereka sudah dilengkapi dengan informasi di sekitar mereka.
Sejak dirilis dalam bentuk beta awal bulan Agustus lalu, tim teknisi terus bekerja keras selama tiga bulan terakhir ini untuk meningkatkan kinerja aplikasi ini secara keseluruhan. Salah satunya adalah mempercepat permintaan update dari tempat-tempat yang dikunjungi oleh pengguna. Sayangnya informasi masih terbatas untuk dua kota di Amerika yaitu Boston dan San Francisco. Minggu ini Spindle merilis versi 1.1 untuk pengguna perangkat yang dijalankan oleh Apple iOS (iPhone, iPad, iPod). Dengan memanen informasi dari Facebook, Twitter, SMS dan email, versi terbaru ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk bisa melihat aktivitas sendiri dan aktivitas dari teman-teman dekat. Apabila ada tempat atau aktivitas yang disukai, pengguna bisa menyimpannya ke profil mereka dengan menyentuh “Suka,” demikian halnya dengan kemudahan untuk berbagi apa yang sedang terjadi dengan teman-teman lainnya.
Dengan rilis versi 1.1 pada hari Kamis ini (Nov 15), Spindle yang berbasis di kota Boston mengumumkan bahwa perusahaan startup ini juga menerima pendanaan sebesar $2.3 juta dollar dari beberapa investor. Dana baru akan dipakai untuk pengembangan aplikasi bagi pengguna di kota-kota lainnya. Para investor terdiri dari Polaris Ventures, Greylock Partners, Lerer Ventures, SV Angel, Atlas Ventures, Broad Beach Ventures, Project 11, dan Ray Ozzie. Ozzie adalah mantan arsitek perangkat lunak dari raksasa Microsoft, dimana dia menggantikan Bill Gates yang pensiun tahun 2006. Selama memimpin di Microsoft, beliau berhasil meluncurkan system operasi Azure yang berbasis di cloud (awan) dan layanan SaaS untuk perangkat lunak yang dijual eceran yang berbasis di cloud. Karena sering terjadi perselisihan dengan tim kerja Windows, akhir tahun 2010 Ozzie hengkang dan mendirikan usaha sendiri dan modal ventura.
(Images: top, Spindle logo; middle, Spindle Facebook album; bottom, click here to watch a video demo)

































Leave a comment