Advertisements

“Tukang pukul” Silicon Valley: perusahaan-perusahaan teknologi berani mengeluarkan ongkos besar untuk menyediakan keamanan demi menjamin keselamatan pribadi para eksekutif termasuk melindungi Direktur Utama, rumah dan keluarga mereka

Sejak ekonomi dunia khususnya ekonomi Amerika semakin tergantung dengan perkembangan teknologi, tidaklah mengherankan jaman sekarang teknologi eksekutif diperlakukan seperti bintang film atau penyanyi tenar yang menjadi pusat perhatian media seperti dikisahkan dalam film yang diperankan oleh Kevin Costner dan Whitney Houston berjudul “The Bodyguard” (1992).  Musim panas tahun lalu Wendi Deng Murdoch istri ketiga dari taipan Internet, TV dan media cetak Rupert Murdoch dan juga jago kungfu bergerak kilat dan melompat kearah suaminya untuk melawan seorang pria iseng yang melempar kue tart ke muka orang yang paling berkuasa didunia media ini saat  beliau memberikan kesaksian di hadapan Parlemen Inggris dalam kasus skandal telepon-hacking.  Beberapa tahun sebelumnya, tepatnya tahun 1998, orang terkaya didunia dan pendiri Microsoft Bill Gates pernah dilempar kue tart berlapis krim oleh seorang pengunjuk rasa saat beliau masih menjabat Direktur Utama perusahaan perangkat lunak terbesar didunia ini saat memberikan keterangan pers di kota Brussels, Belgia.  Bahkan bukan cuma eksekutif perusahaan teknologi  saja yang pernah dikerjain oleh orang iseng, mantan Presiden Amerika Bush pernah dilempar sepatu oleh seorang wartawan di Iraq saat memberikan konferensi pers pada tahun 2008.   Untunglah, insiden-insiden kekerasan dan berbahaya tsb diatas tidak mencederai para pemimpin perusahaan dan pemimpin negara.  Tetapi sejak banyak insiden yang melibatkan para eksekutif teknologi maka perusahaan teknologi bersedia mengeluarkan ongkos yang besar untuk menjaga keamanan mereka yang biasanya hanya mencegah insiden yang menyebabkan malu bagi para eksekutif atau pencemaran nama baik perusahaan.

Sebuah artikel yang sangat menarik perihal “tukang pukul” Silicon Valley baru saja dipublikasi oleh The Wall Street Journal.  Dengan mengutip dokumen yang dilaporkan ke Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dari Hay Group, journal yang banyak dibaca oleh para investor ini mengungkapkan bahwa perusahaan teknologi mengeluarkan ongkos berkisar antara seribu dollar sampai $1,7 juta dollar untuk biaya keamanan Direktur Utama/CEO pada tahun 2011 lalu.  Salah satu dari sekian banyaknya CEO di Silicon Valley yaitu CEO perusahaan Zynga  bernama Mark Pincus.   Meskipun perusahaan ini baru saja menjadi perusahaan terbuka sejak akhir Desember 2011, perusahaan yang bergerak didunia jaringan sosial dan gaming untuk telepon pintar ini menghabiskan hampir $1.4 juta untuk keamanan CEO Mark Pincus di tahun 2011.  Padahal tahun sebelumnya CEO gaming untuk jaringan sosial Facebook yang dikenal didunia maya sebagai pembuat CityVille dan CastleVille ini hanya mengeluarkan ongkos $70 ribu.

Menurut laporan yang dikutip dari Hay Group yang kemudian diposting lewat allthingsd.com salah satu anak perusahaan The Wall Street Journal, dalam urusan biaya keamanan perusahaan teknologi Zynga masih termasuk rangking nomer tiga.  Yang lebih tinggi adalah penjagaan CEO Oracle, perusahaan yang menyediakan piranti database terbesar didunia.  CEO Oracle Larry Ellison, orang yang paling kaya didunia nomer tiga ini mengeluarkan ongkos sekitar $7.6 juta untuk keamanan rumahnya di Silicon Valley dalam kurun waktu dari tahun 2007 sampai 2011.

Bahkan CEO Facebook Mark Zuckerberg yang mempunyai rumah di Silicon Valley dan yang saat ini sedang asyik berpacaran dengan cewe keturunan Asia, juga teman sekolahnya di Harvard, ikut-ikutan memakai “tukang pukul” untuk menjaga keselamatan pendiri jejaring sosial terbesar didunia ini.  Biaya keamanan untuk tahun 2011 sejumlah $700 ribu dollar.   Apalagi tahun 2012 perusahaan yang dipimpin oleh anak muda berusia 27 tahun ini akan go publik, maka ongkosnya akan membengkak lagi. Mark Zuckerberg pernah diintai oleh seorang pria yang tidak dikenal, tapi orang tsb sudah ditahan oleh penegak hukum di Amerika.  Walaupun perusahaan bersedia mengeluarkan ongkos besar, masih banyak perusahaan teknologi  kelas kakap yang tidak kepingin mengungkapkan berapa biaya keamaan para eksekutif mereka, termasuk Apple, Intel, Netflix, Microsoft, eBay, Amazon, dan lain sebagainya.

Image: movie poster “The Bodyguard” (1992)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s