Advertisements

Inovasi kios berfungsi sebagai mesin daur ulang (untuk pembelian kembali ponsel bekas dan perangkat elektronik portable) secara otomatis diciptakan oleh perusahaan startup ecoATM, menerima investasi $17 juta yang mana salah satu investor terbaru berasal dari Singapura

Sebaiknya anda jangan kaget ketika mengunjungi mall di kota-kota besar di California, disitu anda akan melihat satu kotak persegi berupa kios warna putih sebesar mesin ATM.  Biasanya mesin keren ini di pasang dekat food court.  Perusahaan yang menciptakan kios ini bernama ecoATM dan bermarkas di kota San Diego, California selatan.  Kalau ingin menyaksikan contoh kerja mesin ecoATM ketika mendarat di Amerika, yang paling dekat bandara Los Angeles International Airport, ditemukan di food court lantai tiga di Westfield Culver City Mall, yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari airport (daftar lokasi di California).  ecoATM sudah menerima penghargaan dari berbagai kompetisi atas komitmen perusahaan ini yang cinta lingkungan dan mempromosikan daur ulang. 

Sepintas lalu, ecoATM adalah sebuah kios seukuran vending machine untuk minuman ringan yang ditemukan di shopping mall dimana-mana.  ecoATM adalah kios yang berfungsi dan bekerja secara otomatis untuk membeli kembali ponsel bekas dan elektronik portabel (MP3 player) dari pengguna.  ecoATM bisa melakukan beberapa aktivitas yang sangat mengagumkan tanpa dikendalikan oleh manusia.  ecoATM kemudian menjual kembali ke pemakai lainnya atau daur ulang.  Mesin ecoATM mempunyai database yang mampu mengenal lebih dari 5,000 macam model ponsel dan beraneka ragam MP3 player merek-merek utama. Cara kerjanya, ecoATM kios akan mengidentifikasi perangkat bekas yang akan dijual yang diletakan diatas kotak kaca seperti mesin fotokopi dan mencari harga pasar terbaik berdasarkan sumber data dari berbagai kalangan pembisnis barang bekas di Amerika dan di seluruh dunia.  Mesin ini secara otomatis membandingkan perangkat bekas dengan gambar dan spesifikasi dari model asli.  Si penjual diharuskan untuk mencolokkan kabel yang terletak mesin ini ke perangkat bekas, yang kemudian melacak kondisi perangkat tersebut. Sekilat saja ecoATM akan mengetahui sejauh mana perangkat tersebut masih berfungsi atau tidak. Pada kesempatan ini, untuk mengurangi resiko menerima barang curian, si penjual diharuskan memberikan bukti kartu ID yang akan di scan oleh mesin ini.  Setelah semua ini di cek dalam waktu sekejab, ecoATM akan menentukan harga yang layak.  Setelah mengetahui harga yang pantas, si penjual di beri beberapa alternatip misalnya uang hasil penjualannya akan disumbangkan ke yayasan sosial atau memilih untuk menerima uang tunai. 

Tepat awal bulan Mei 2012 ini ecoATM mengumumkan bahwa perusahaan startup ini baru saja menerima investasi sekitar $17 juta.  Investor pemula termasuk perusahaan Coinstar, yang menyediakan mesin untuk menukar uang koin ke uang kertas dan mesin untuk menyewakan piringan DVD yang berisi satu film untuk sekali pakai di supermarket.  Sedangkan investor baru termasuk miliarder Koh Boon Hwee dari negara Singapura.  Tidak heran jaman sekarang, banyak taipan dari Asia mulai mengincar investasi didunia teknologi, terutama di negara adikuasa ini.  Perusahaan startup yang baru setahun ini memasang jaringan ecoATM kios yang mencakup negara bagian California akan segera menggunakan dana baru untuk mengekspansi ke seluruh Amerika dan dunia.

(Image: ecoATM, click here to watch video)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s