TechHire: Presiden Barack Obama meluncurkan sebuah gagasan baru untuk melatih lebih banyak tenaga terampil teknologi

United-States-flagSeiring dengan kemajuan inovasi teknologi, negara Amerika Serikat sudah memasuki era baru ekonomi yang berfokus pada peningkatan sumber daya manusia, khususnya di bidang ilmu pengetahuan komputer. Kebutuhan tenaga terampil teknologi semakin meningkat, sedangkan pasar tenaga kerja tidak mampu menyediakan pekerja berbakat dan terampil. Kawasan teknologi tinggi Silicon Valley dan pusat-pusat teknologi di kota Seattle, Boston, New York dan kota lainnya, masih membutuhkan ratusan ribu tenaga ahli teknologi setiap tahun.

Untuk mengisi kekosongan pekerja terampil teknologi, Presiden Barack Obama meluncurkan sebuah gagasan baru yang diberi nama TechHire. Untuk mensukseskan program ini, Gedung Putih menjalin kemitraan dengan perusahaan swasta, penyedia kursus komputer, universitas, dan masyarakat di seluruh wilayah negara adikuasa ini. Gedung Putih akan menghibahkan dana sejumlah $100 juta dollar untuk membangun kerja sama ini, supaya segera melatih pekerja yang mampu melaksanakan tugas di dunia teknologi.

Keterbatasan perguruan tinggi di Amerika menelorkan sarjana komputer dan elektronik, menyebabkan perusahaan teknologi mencari bakat lewat layanan kursus cepat yang dikenal dengan coding bootcamp. Tidak heran, beberapa tahun terakhir ini semakin banyak berdirinya penyedia kursus online yang hanya melatih pekerja supaya terampil di bidang ilmu pengetahuan komputer dan programming, seperti Treehouse.

Presiden Barack Obama berharap setiap warga negara berhak untuk belajar di dunia teknologi. Jangan karena keterbatasan dana dan waktu, mereka tidak bisa berpartisipasi untuk mendukung era baru ekonomi. Presiden menawarkan dana $100 juta dollar dalam bentuk hibah, yang mana akan diberikan kepada orang-orang yang tidak mampu membayar kursus komputer, cacat secara fisik, tidak mahir berbahasa Inggris, pemuda yang terputus sekolah, dan orangtua yang harus mengurus anggota keluarga dan pengasuhan anak.

Puluhan wilayah di seluruh Amerika akan berkecimpung dengan program TechHire, termasuk kota besar Albuquerque (New Mexico), Louisville (Kentucky), St. Louis, Philadelphia, New York City, Los Angeles, dan kota-kota lainnya. Kota-kota akan menyelenggarakan pelatihan keterampilan teknologi, pertemuan membahas teknologi, menjalin kerjasama dengan majikan dari beberapa perusahaan swasta seperti Microsoft, Cisco, LinkedIn, dan lainnya.

Pemerintah Amerika terus berupaya untuk meningkatkan SDM melalui berbagai program, supaya warga negara bisa bersaing di era ekonomi berbasis teknologi. Tidak ada salahnya kalau negara-negara lainnya, seperti Indonesia, memfotokopi program kerja dari Amerika. Pemerintah Indonesia dapat menjalin kerja sama dengan perusahaan swasta untuk menggalakan pembelajaran bidang komputer bagi masyarakat. Untuk memulai, pemerintah harus bisa memberi contoh cara kerja yang lebih efisien, termasuk mengandalkan teknologi digital untuk pengurusan surat-surat dan perencanaan anggaran negara yang selama ini masih dalam bentuk cetak.

(Image: top right, the United States flag)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s