Semua orang senang menerima kado, demikian juga pengguna jaringan sosial ketika menerima pesan dari teman-teman yang muncul di dinding Facebook mereka dengan ucapan “Selamat Ulang Tahun,” “Ultah,” “Selamat Bertunangan,” “Selamat Melahirkan,” “Selamat Mendapatkan Pekerjaan Baru,” “Selamat Lulus Sekolah,” dan “Selamat …” Bagi pengguna Facebook, menerima ucapan “Selamat” dalam bentuk virtual terasa masih kurang lengkap kalau tidak ditambah dengan hadiah nyata. Maka tim kerja Facebook melihat peluang untuk menyenangkan hati si penerima ucapan “Selamat” dan potensi memasarkan fitur baru ini kepada 950 juta pengguna dengan menambahkan hadiah yang bisa disentuh dan bisa dilihat mata.
Fitur baru yang diperkenalkan minggu ini dikenal dengan sebutan “Gifts” (kado, hadiah). Sebagai jaringan sosial terbesar didunia, Facebook seolah-olah bertindak sebagai toko online khusus menyediakan berbagai bentuk kado untuk pengguna. Facebook bermitra dengan pemasok hadiah termasuk perusahaan kedai kopi Starbucks dan beberapa perusahaan roti.
Bagi pengguna yang ingin mengucapkan “Selamat” mereka bisa memilih hadiah yang disukai, kemudian menulis kartu ucapan dan melampirkan kartu digital tsb ke hadiah yang akan dikirim. Kalau sudah tidak tahan lagi menunggu untuk mengirim hadiah, pengguna juga diperbolehkan untuk memposting hadiah ke timeline. Demikian juga pengguna bisa memasang waktu yang tepat supaya ketika jatuh tempo, maka hadiah akan dikirim tepat waktunya.
Untuk menyenangkan hati si penerima hadiah, mereka diberi kebebasan memilih warna, ukuran, model, atau rasa yang mereka inginkan, bahkan si penerima bingkisan boleh menukarnya dengan hadiah yang mereka sukai asal pertimbangan jumlah nilainya masih sama dan tidak tekor. Pengirim dapat memilih untuk membayar Facebook secara instan dengan memasukkan nomor kartu kredit mereka, atau menunggu membayar kemudian hari ketika teman sudah menerima hadiah.
Yang sangat dikhawatirkan oleh pengamat privasi adalah pengguna diperbolehkan mengirimkan hadiah secara pribadi ke alamat teman. Otomatis saja fitur terbaru ini meminta informasi alamat rumah dan nomor telepon sesungguhnya dari teman yang akan menerima hadiah. Pengguna yang akan menerima hadiah cenderung lebih terbuka dan melupakan privasi mereka. Dengan imbalan hadiah, pengguna tidak sadar kalau mereka sudah berbagi informasi pribadi pada saat merayakan hari ulang tahun kepada publik. Hadiah akan dikirim oleh mitra kerja Facebook dan kemudian diantar oleh pegawai kantor pos atau layanan kilat (DHL, FedEx, UPS) ke alamat yang bersangkutan beberapa hari kemudian.
Karena semakin banyak informasi pribadi menjadi milik umum, beberapa ahli keamanan sangat cemas tentang implikasi privasi terhadap pengguna Facebook, apalagi dari segi keamanan pribadi bagi setiap pengguna Facebook. Pengamat keamanan juga yakin alamat rumah dikombinasikan dengan informasi status di Facebook bisa dilihat oleh umum. Ini membuka celah yang memberikan kesempatan besar bagi pencuri untuk memilih calon korban dan merencanakan serangan ke alamat rumah yang sudah di monitor dari online. Para ahli keamanan mengingatkan pengguna Facebook bahwa jangan mengira kalau menerima hadiah itu selalu menguntungkan, karena sesungguhnya mereka sudah menempatkan diri mereka dalam keadaan bahaya.
(Images: top, Facebook Gifts homepage; bottom right, Facebook Gifts)

































[…] tahun di satu tempat. Dengan fitur pengingat ulang tahun, pengguna Sync.ME juga dapat mengirim hadiah ulang tahun kepada orang yang disayangi atau dikagumi lewat […]