Advertisements

Gubernur di Oaxaca (Meksiko) merekrut petugas tuna-rungu dan tuna-wicara untuk memantau kota lewat kamera pengintai

Mexico-FlagKemajuan inovasi teknologi tidak berarti semakin berkurangnya lowongan pekerjaan bagi penyandang cacat, seperti para tuna-rungu dan tuna-wicara. Gubernur di negara bagian (propinsi) Oaxaca di negara Meksiko bernama Gabino Cue memutuskan untuk merekrut 20 orang yang tidak bisa mendengar atau tidak bisa berbicara untuk memantau lebih dari 200 kamera pengintai yang tersebar di pusat keramaian di ibukota selama siang dan malam. Malah hebatnya, strategi dan cara kerja yang sudah diterapkan di salah satu negara bagian Meksiko ini sedang dipelajari dan coba ditiru oleh bangsa lain dari negara Eropa, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

Sebenarnya tidak ada keistimewaan dari segi inovasi teknologi pada perangkat yang di pasang di jalan, karena penggunaan kamera pengintai hampir sama di seluruh dunia dan tujuannya sama yaitu untuk menguak kejahatan yang dilakukan di jalan dan di pusat keramaian kota. Tayangan gambar video dari kamera pengintai juga selalu pada posisi yang tetap dengan fitur memperbesar. Demikian pula biaya juga tidak kecil karena membutuhkan anggaran puluhan juta dollar.

Surveillance-video-camerasMenurut sebuah artikel yang ditulis Jose Maria Alvarez dari hasil wawancara dengan staf keamanan dari pemerintahan Oaxaca, dan kemudian dipublikasikan oleh The Associated Press, keunggulan terletak pada petugas tuna-rungu dan tuna-wicara. Ini karena mereka memiliki rasa visual yang sangat tinggi, mampu membaca bibir orang lain, dan tidak mudah terganggu oleh suara dari hal-hal lain yang sedang terjadi di kantor pusat yang berisi ratusan layar monitor.

Gubernur Oaxaca, Gabino Cue, juga patut diberi acungan jempol karena atas prakarsa dia, departemen keamanan membuka kesempatan lowongan pekerjaan kepada orang-orang yang biasanya tidak mungkin mendapatkannya di dunia teknologi. Tidak heran kelompok petugas tuna-rungu dan tuna-wicara ini kemudian disebut Angels of Silence (“malaikat yang diam”).

Kehadiran kelompok ini sudah berhasil memecahkan berbagai kasus kejahatan kecil sampai kasus pembunuhan. Juga membantu polisi patroli untuk tetap waspada terhadap berbagai rencana kejahatan di jalan. Sejak kelompok ini bertugas, juga memungkinkan departemen keamanan berbagi data secara instan kepada departemen pemerintah setempat.

(Images: top right, Mexico flag; middle left, surveillance cameras)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s