Advertisements

Ecommerce eceran di Amerika untuk kuartal ketiga (periode Juli s/d September 2012) mengalami pertumbuhan 15 persen dan penjualan online mencapai $42 miliar dollar: top kategori terdiri atas konten digital, peralatan elektronik, tiket acara, pakaian dan perangkat lunak

Meskipun menghadapi banyak tantangan dengan kondisi ekonomi dimana harga bensin naik di California dan bencana alam hurricane di Pantai Timur, konsumen di Amerika semakin positif terhadap pemulihan ekonomi pada kuartal ketiga (periode Juli s/d September 2012). Hampir separuh pembeli di Amerika masih dihantui krisis keuangan yang terjadi sejak awal tahun 2008 akibat jatuhnya pasar perumahan dan kelalaian bank, tetapi daya beli semakin baik dari kuartal demi kuartal, terutama semakin banyak orang Amerika melakukan belanja online.

Menurut laporan dari comScore penyedia riset aktivitas online terkenal di dunia, pada kuartal ketiga 2012 (Q3-12), ecommerce eceran di Amerika mengalami pertumbuhan 15 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun 2011. Penjualan online mencapai $42 miliar dollar pada Q3-12, dibandingkan $36 miliar setahun lalu. Sejak Q4-09 musim belanja akhir tahun dan hari Natal, pertumbuhan selalu positif untuk dua belas kuartal berturut-turut. Malah sejak Q4-10 musim belanja liburan akhir tahun, ecommerce eceran mengalami pertumbuhan dua digit selama delapan kuartal terakhir ini yang berkisar antara 11 persen sampai 17 persen. Data-data diatas menunjukkan bahwa kekuatan di sektor ecommerce tambah panas di Amerika, sehingga toko online semakin bergairah menyambut pembeli yang akan membludak selama musim belanja liburan dan hari Natal pada kuartal ini, Oktober sampai Desember 2012.

Menurut comScore, ada beberapa kategori produk dan jasa yang dijual secara online mengalami pertumbuhan dahsyat berkisar 16 persen. Kategori tsb adalah konten digital dan layanan berlangganan, peralatan elektronik, tiket acara, pakaian dan aksesoris untuk pria/wanita/anak-anak, dan perangkat lunak.

comScore juga menambahkan bahwa penggunaan perangkat mobile termasuk ponsel pintar juga ikut mempengaruhi perilaku pembeli di Amerika. Diperkirakan ada 37 persen pembeli melakukan studi banding ke toko-toko biasa atau mejeng ke mall untuk melihat bentuk barang dan mengecek harga dengan ponsel pintar, yang mana akhirnya pembeli lebih condong berbelanja online.

(Image: comScore Retail Ecommerce, Q1-2007 to Q3-2012)

Advertisements

Trackbacks

  1. […] dengan orangtua lainnya. Babyhuddle merupakan sosial commerce yang diterapkan pada salah satu kategori ecommerce yang termasuk top seller akhir-akhir […]

  2. […] perdagangan online (ecommerce) dari tahun ke tahun sudah melampaui 15 persen, demikian pula terjadi perpindahan pola belanja online dari situs web ke seluler (ponsel dan […]

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s