Advertisements

Otoritas penerbangan sipil Amerika (FAA) memperluas penggunaan perangkat elektronik selama lepas landas dan pendaratan

faa-logoPenumpang pesawat terbang yang selama ini mengalami kebosanan dalam penerbangan sudah bisa bernafas lega hari ini. Otoritas penerbangan sipil Amerika, The Federal Aviation Administration (FAA), secara resmi mempersilahkan semua maskapai penerbangan sipil untuk mengijinkan penumpang menggunakan tablet (iPad) dan perangkat elektronik untuk membaca (e-reader, seperti Kindle) selama penerbangan, termasuk saat pesawat sedang lepas landas dan pendaratan.

Keputusan FAA berdasarkan serangkaian pertemuan ilmiah yang dimulai sejak musim panas tahun 2012, dengan para pakar penerbangan, tenaga ahli industri seluler, pabrik pesawat, penumpang, pilot, dan pramugari. Musim panas tahun 2013 ini, tim kerja FAA sudah sepakat terhadap kelonggaran penggunaan perangkat elektronik di dalam pesawat dan terus bekerja keras merumuskan undang-undang penerbangan yang diumumkan hari ini. Ketika peraturan baru diberlakukan, FAA akan tetap melarang panggilan dan pengunaan ponsel (telepon genggam) selama pesawat masih bergerak menuju landasan pacu ataupun saat mendarat menuju pintu gerbang.

FAA memberikan kelonggaran kepada maskapai penerbangan untuk menentukan jadwal pelaksanaan ekspansi yang aman bagi pesawat mereka. Tetapi mengharapkan semua maskapai penerbangan sudah menyediakan peraturan tersendiri di dalam pesawat sebelum akhir tahun 2013.

Dengan keputusan FAA ini, penumpang boleh memakai peralatan elektronik untuk membaca e-book, membuka aplikasi iPad untuk bermain game, mengupdate status jaringan sosial (Facebook dan Twitter), melihat kumpulan foto-foto, mendengar musik, dan menonton video. Selama pesawat masih bergerak, peralatan elektronik harus dipegang oleh penumpang. Apabila sedang tidak digunakan, maka harus diletakkan di saku kursi depan. Penumpang juga boleh menggunakan aksesori yang dihubungkan dengan teknologi Bluetooth, seperti headphone, keyboard, dan mouse.

Peraturan baru yang diberlakukan FAA akan memperluas peluang bisnis bagi penyedia teknologi Wi-Fi dan juga akan memicu inovasi teknologi gadget yang dapat digunakan di dalam pesawat. Ada beberapa maskapai penerbangan yang sudah menyediakan layanan Wi-Fi dan akses Internet untuk penerbangan dalam negeri (misalnya, JetBlue), maupun penerbangan Internasional (misalnya, Singapore Air).

Perusahaan high-tech yang menyediakan akses Internet didalam pesawat seperti Gogo memasang tarif sekitar $14 per 24-jam pemakaian, atau membayar iuran bulanan $50 untuk akses tak terbatas (unlimited) selama melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Layanan Gogo masih terbatas di Amerika Utara dan sudah menjalin kemitraan dengan beberapa maskapai penerbangan terkemuka, seperti AirCanada, AirTran, Alaska, American, Delta, Frontier, United, US Airways, dan Virgin America. Perusahaan Gogo menjadi perusahaan publik pada bulan Juni 2013. Sejak pengumuman FAA hari ini, harga saham perusahaan ini (GOGO) melonjak sekitar 7 persen dan mendekati nilai saham tertinggi selama tahun ini.

Gogo-Air-Internet-passes

(Images: top right, FAA logo; bottom, Gogo In-Air Internet Passes)

Advertisements

Trackbacks

  1. […] ke jaringan sosial (Facebook, Instagram, Twitter). Kalau maskapai penerbangan masih menghadapi tantangan teknis di udara, maka industri kapal pesiar juga mengalami keterbatasan akses ketika berada di tengah […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s