Advertisements

LoveRoom: menggabungkan layanan menyewakan rumah atau berbagi kamar tidur, dengan layanan mencari teman kencan

LoveRoom-logoLayanan terbaru dari LoveRoom seperti bunyi pepatah “sambil menyelam minum air.” Ide mendirikan startup ini bermula ketika pendirinya Joshua Bocanegra yang berbasis di kota Los Angeles melihat pertumbuhan bisnis layanan menyewakan ruang atau berbagi kamar yang semakin berkembang akhir-akhir ini. Layanan menyewakan ruang kamar bagi orang asing yang diperbolehkan tinggal bersama pemilik rumah sudah disediakan oleh startup seperti CouchSurfing, Roomorama, dan Airbnb. Joshua Bocanegra berpikir bahwa pemilik rumah yang masih bujang sebaiknya memilih penyewa atau tamu yang menarik, sambil menyediakan layanan juga sekaligus menemukan teman kencan.

Menurut sebuah posting yang ditulis oleh Joshua Bocanegra, LoveRoom membantu pemilik rumah/apartemen yang masih bujang menemukan teman kencan yang menarik untuk berbagi rumah, kamar tidur, bahkan tempat tidur. Layanan LoveRoom berupa situs web yang berfungsi sebagai pasar jual-beli yang disediakan secara cuma-cuma, dengan harapan peminat mendaftarkan diri online dan saling berbagi informasi. Untuk membantu terjalinnya transaksi online, LoveRoom menyediakan peralatan komunikasi seperti messaging system.

Selanjutnya Joshua Bocanegra menyarankan pemilik rumah untuk selalu berhati-hati dengan melakukan riset terlebih dahulu terhadap calon tamu melalui mesin pencari Google, jaringan sosial Facebook atau Twitter. Disarankan kepada pemilik rumah untuk tidak memberikan nomor telepon asli, tetapi memakai nomor telepon samaran seperti menggunakan layanan Burner. Untuk menghindari kecemasan, pemilik rumah sebaiknya mengajak teman untuk bergabung dan tidur bersama-sama ketika sedang menerima tamu.

Saat in terjadi pertumbuhan bisnis yang sangat pesat dengan mengandalkan model yang bersifat ekonomi berbagi, yang juga dikenal dengan konsep konsumsi kolaboratif, seperti berbagi mobil, akun seluler, dan lain sebagainya. Ide bisnis yang dicanangkan oleh Joshua Bocanegra cukup sederhana tapi memukau. Masih banyak hal-hal yang harus dipikirkan seperti profil anggota yang benar-benar asli supaya menunjukkan pemilik ataupun penyewa yang sesungguhnya (contohnya, menyediakan gambar profil terbaru). Hal ini dilakukan supaya semua pihak yang terlibat bisa saling percaya sebelum menghasilkan transaksi. Selanjutnya Joshua Bocanegra harus pandai menyeimbangkan jumlah pendaftar dari kalangan pengguna pria dan wanita, supaya pilihan calon langganan lebih luas.

Love-Room-photo

(Images: top right, LoveRoom logo; bottom, LoveRoom photo via Facebook; click here to watch a demo)

Advertisements

Trackbacks

  1. […] gudang untuk penyimpanan barang-barang (SpareFoot), ruang rumah (Stash), dan kamar tidur (LoveRoom), sudah terbukti sangat populer di Amerika dalam waktu dua atau tiga tahun terakhir […]

  2. […] garasi (StowThat), gudang (SpareFoot), ruang rumah (Stash), dan kamar tidur untuk berkencan (LoveRoom). Sedangkan salah satu pelopor ekonomi berbagi di industri fashion adalah Rent the […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s