Advertisements

Alaska Airlines menggunakan sidik jari sebagai pengganti dokumen perjalanan, kartu pengenal, dan boarding pass

Alaska-air-checkin-Satu tahun yang lalu perusahaan raksasa Apple memperkenalkan alat pengenal sentuh sidik jari di ponsel pintar iPhone 5s, maka sejak itu semakin banyak orang mulai menerima proses penggunaan inovasi teknologi biometric sebagai pengganti password dan alat bayar. Walaupun masih banyak orang yang mempermasalahkan privasi dan keamanan, industy penerbangkan mulai melirik ke teknologi biometric sebagai pengganti dokumen perjalanan, kartu pengenal (KTP, kartu kredit), dan boarding pass.

Alaska Airlines dikenal sebagai maskapai penerbangan yang selalu memanfaatkan inovasi teknologi untuk kepentingan penumpang di Amerika. Maskapai ini pertama kali mengembangkan aplikasi untuk perangkat mobile sebagai alat check-in pada awal tahun 2000-an, juga pertama kali menggunakan e-ticket system pada tahun 1990-an, memasang stop-kontak dekat kursi penumpang supaya pelanggan dapat mencolok alat pengisi baterai ponsel, laptop, dan tablet. Ketika Apple memperkenalkan tablet generasi pertama tahun 2010, maskapai ini memberikan buku panduan penerbangan dalam bentuk iPad tablet kepada pilot. Selanjutnya, baru-baru ini memperbolehkan penumpang mencetak surat bukti pengiriman bagasi dari rumah (tanda bukti pengambilan koper), dan lain sebagainya.

Alaska-air-737-900ER-Alaska Airlines sekarang memperkenalkan teknologi biometric yang dikenal dengan ‘e-thumb’ supaya pelanggan tidak perlu lagi membuka dompet untuk menunjukkan kartu pengenal dan boarding pass ketika akan masuk ke pesawat terbang. Dengan menggunakan ‘e-thumb’ maka penumpang tidak perlu lagi antri panjang menunggu check-in di depan counter, karena teknologi ini memungkinkan proses bergerak lebih cepat. Alaska Airlines merupakan maskapai satu-satunya dan pertama kali yang berani memakai ‘e-thumb’ sebagai alat pengenal check-in.

Selama uji coba, Alaska Airlines hanya memasang alat ‘e-thumb’ di bandara kota Seattle. Selanjutnya akan dikembangkan di bandara lain di pantai barat, sambil menunggu persetujuan dari badan pengawas penerbangan dalam negeri dari pemerintah Amerika. Alat pembaca sidik jari merupakan solusi yang mengandalkan inovasi teknologi terkini dan sudah pasti maskapai penerbangan lain akan segera mencontoh cara kerjanya.

(Images: top right, Alaska Airlines check-in counter; middle left, Alaska Airlines Boeing 737)

Advertisements

Trackbacks

  1. […] kerjasama dengan perusahaan teknologi Zwipe berbasis di Norwegia. Perusahaan ini mengembangkan sensor sidik jari yang dapat dipasang di kartu kredit sejak tahun 2009. Zwipe menggunakan teknologi keamanan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s