Raksasa Walmart ingin memahami pelanggan dan produk yang dijual lebih dalam dengan menghubungkan peristiwa hari-hari tertentu, tempat-tempat, dan produk yang dibeli. Pengecer terbesar di Amerika berkeyakinan bahwa menyediakan mesin pencari bagi pelanggan adalah primadona bagi perusahaan e-commerce ini untuk menyaingi pengecer lainnya, seperti Amazon. Untuk membantu jutaan pembeli menemukan dan membeli barang dengan mudah, cepat dan berbelanja lebih banyak, maka dibangunlah mesin pencari oleh WalmartLabs, sebuah laboratorium teknologi milik sendiri yang merupakan pusat penelitian dan pusat teknologi untuk inovasi di Walmart. Mesin pencari ini dinamakan Polaris yang menggunakan teknologi pencarian bersifat semantik dengan tujuan mengantisipasi maksud pencarian yang dilakukan oleh pembelanja sambil memberikan hasil pencarian yang relevan bagi calon pembeli supaya mereka bisa menemukan produk yang diinginkan dengan mudah.
Mesin pencari Polaris menggunakan algoritma yang sangat canggih. Setiap suku kata pencarian memberikan pemahaman terhadap pelanggan sehingga mudah mengetahui permintaan mereka dan mengerti maksud pengguna sehingga mesin pencari ini memberikan hasil yang sesuai dengan kemauan yang cocok dengan mereka. Contohnya seorang pengguna mengetik kata “sedot” maka mesin pencari akan mengembalikan hasil pencarian pada peralatan sedot debu seperti merek Oreck atau Dyson. Demikian juga kalau mengetik kata “pembersih” maka mesin pencari akan mengembalikan hasil pencarian yang berhubungan dengan obat pembersih baju, dapur, lantai dan kamar mandi seperti merek Clorox bleach.
Dengan bangga juga Walmart mengumumkan bahwa selama uji coba terhadap sebagian pelanggan dengan menggunakan mesin pencari baru ini, perusahaan pengecer ini sudah melihat peningkatan 10 sampai 15 persen dalam hal menyelesaikan pembelian setelah mencari produk dengan menggunakan mesin pencari Polaris ini. Raksasa pengecer ini juga yakin bahwa mesin pencari ini akan terus meningkatkan daya beli dari pelanggan, apalagi laboratorium teknologi WalmartLabs didukung oleh beberapa ahli yang memiliki pengalaman dalam hal pencarian informasi, pengetahuan cara kerja mesin, dan pendulangan data dan teks, yang mana mereka sebelumnya sudah pernah bekerja di perusahaan e-commerce dan lembaga riset terkenal. Setelah uji coba, perlahan-lahan situs web Walmart.com sudah beralih ke situs Polaris. Disamping itu Polaris juga dikembangkan untuk membantu pengguna ponsel pintar sehingga memudahkan mereka melakukan pencarian mobile. Dalam upayanya untuk menjadi raksasa e-commerce, pada bulan-bulan yang akan datang situs web Walmart.com akan melakukan perluasan yang menjangkau pelanggan internasional.
(Logo: WalmartLabs)































Leave a comment