Advertisements

Bill Gates (Microsoft) dan Mark Zuckerberg (Facebook) menyumbang dana untuk meningkatkan akses Internet di sekolah

Education-Super-Highway-logoDua billionaire terkemuka di dunia teknologi Bill Gates (pendiri perusahaan raksasa perangkat lunak Microsoft) dan Mark Zuckerberg (pendiri jaringan sosial Facebook) menyumbang jutaan dollar untuk meningkatkan akses Internet di sekolah-sekolah di Amerika. Bill Gates menyediakan dana melalui yayasan The Bill & Melinda Gates Foundation, sedangkan Mark Zuckerberg melakukan pendanaan melalui Startup:Education.

EducationSuperHighway (ESH) adalah sebuah organisasi nirlaba yang membantu sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA), khususnya sekolah negeri, untuk mendapatkan akses Internet yang lebih cepat. ESH memperkirakan ada sekitar 40 juta siswa di Amerika tidak memiliki akses Internet lewat Wi-Fi di sekolah-sekolah mereka. Kalaupun ada akses Internet, tapi hampir tidak layak digunakan karena sangat lambat.

Terbentuknya ESH untuk memastikan semua siswa di Amerika memiliki akses Internet yang cepat dalam rangka menghadapi kompetisi secara global. Dengan tersedianya informasi yang dapat diakses dengan mudah dan cepat, maka akan membantu siswa meningkatkan keterampilan, memicu inovasi dan mengembangkan ide-ide baru.

Sementara ini ESH sudah melakukan penjajakan dan melobi lembaga komunikasi pemerintah Amerika (FCC) untuk merubah peraturan terhadap jumlah dana yang disediakan untuk setiap sekolah (E-rate program) dan meminta FCC untuk lebih memperhatikan penggunaan peralatan modern untuk belajar dan mengajar. Konten multimedia, e-book, dan perlengkapan belajar berbasis web membutuhkan akses Internet super-cepat (misalnya, membutuhkan akses lewat fiber-optik atau nirkabel 4G/LTE). ESH berharap FCC mengeluarkan peraturan supaya provider memberikan diskon lebih besar untuk akses Internet, terutama untuk membantu perpustakaan dan sekolah-sekolah.

Selain itu, ESH juga melakukan survei kecepatan akses Internet di sekolah di Amerika. Hasil survei menunjukkan bahwa hampir 72 persen sekolah negeri tidak menerima akses Internet cepat. Tes dilakukan atas 600 ribu siswa, guru, dan staf, selama 12 bulan terakhir ini.

Amerika dan negara-negara Eropa menghadapi resesi ekonomi sejak akhir tahun 2007.  Sejak itu banyak negara di Eropa masih terpuruk, sedangkan Amerika perlahan-lahan bangkit dan membuktikan bahwa negara adikuasa ini berhasil mempertahankan keperkasaannya di kancah dunia berkat inovasi teknologi produk dan layanan. Untuk membangun generasi penerus dan menyongsong masa depan, maka Amerika harus membantu siswa-siswa yang terbelakang dalam hal akses Internet, karena masa depan semakin tergantung dengan kemajuan teknologi.

(Image: top right, EducationSuperHighway logo)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s