Advertisements

Pengemudi di Amerika menempati urutan nomor 1 di dunia yang suka berbicara di ponsel dan membaca atau mengirim teks ketika sedang mengemudi

Talked-on-cellphone-while-driving-CDCKemajuan teknologi dan gangguan terhadap pengemudi ketika sedang mengemudi merupakan wabah baru yang sangat mengkhawatirkan rakyat di negara-negara maju di Eropa, Amerika, dan secara global. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas melebihi 1,3 juta orang setiap tahun di seluruh dunia. Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas sejak kendaraan beroda empat pertama kali diluncurkan di jalan raya lebih dari seratus tahun yang lalu, termasuk kecepatan mobil yang tidak terkendalikan, kelalaian akibat meminum alkohol, memindah jalur jalan seenaknya, lupa memakai sabuk pengaman, dan lain sebagainya.

Di jaman sekarang ini, hampir setiap pengemudi sudah pasti memiliki telepon genggam. Berdasarkan data dari tahun 2011 yang dipersembahkan oleh CDC, sebuah lembaga penanggulangan penyakit dan kesehatan milik pemerintah Amerika, menyatakan bahwa resiko berbicara di ponsel dan membaca atau mengirim teks SMS ketika sedang mengemudikan kendaraan merupakan tren baru sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas.

Perhatian mengemudi menjadi tuntutan yang paling utama di kota-kota besar seperti Los Angeles dengan freeway yang berlantai-lantai, apalagi banyak pengemudi yang agresif pada saat pulang kantor menjelang malam hari. Secara tidak sadar banyak pengemudi melakukan hal-hal yang menyita perhatian mereka sejenak, yang seharusnya selalu tertuju ke jalan raya ketika mengemudi. Menyalakan AC, memutar stasiun radio FM, makan dan minum, merupakan jenis-jenis gangguan yang seringkali di alami oleh banyak pengemudi.

Sedangkan penggunaan ponsel ketika mengemudi sangat berbeda dengan hal-hal tsb diatas. Pengemudi seringkali merogoh-rogoh saku celana untuk menemukan perangkat ponsel atau memijet tombol nomor untuk menelepon, dimana aktivitas percakapan di ponsel dapat mengalihkan perhatian pengemudi untuk beberapa menit lamanya, sehingga perhatian ke jalan raya menjadi tidak ada sama sekali.

Dengan menyadur hasil analisis survei yang dilakukan oleh EuroPNStyles dan HealthStyles, CDC mengungkapkan bahwa 69 persen pengemudi di Amerika sudah pernah melakukan percakapan di ponsel pada saat mengemudi setidaknya satu kali selama satu bulan sebelum survei dilakukan. Dibandingkan dengan negara-negara maju di Eropa seperti Belgia, Perancis, Jerman, Belanda, Portugal, Spanyol, dan Inggris, yang diikutsertakan didalam survei ini, diatas 30 persen pengemudi di Amerika suka dan sering melakukan percakapan di ponsel pada saat mengemudi. Malah yang sangat mengkhawatirkan di Amerika adalah 31 persen pengemudi mengatakan mereka sudah pernah membaca atau mengirim pesan teks SMS pada saat sedang mengemudikan mobil mereka. Pengemudi di Inggris adalah warga yang paling disiplin karena hanya sedikit saja yang terganggu dengan penggunaan gadget di dalam mobil. Hanya sekitar 20 persen pengemudi di Inggris yang sudah pernah melakukan percakapan satu kali di ponsel selama mengemudikan kendaraan selama satu bulan.

Talked-on-cellphone-while-driving-by-age-group-CDCPengemudi dari dua kelompok usia, dewasa muda (18-24 tahun) dan dewasa (25-34 tahun), adalah pengemudi yang suka berbicara di ponsel dan membaca atau mengirim teks SMS ketika sedang mengemudi. Data juga menunjukkan bahwa ada sedikit perbedaan berdasarkan jenis kelamin. Wanita kelompok usia dewasa (25-34 tahun), cenderung lebih suka bercakap di ponsel dan mengirim teks, dibandingkan dengan pria pada kelompok usia yang sama.

Untuk menanggulangi kecelakaan lalu lintas, pengamat dan peneliti menghimbau adanya perbaikan dalam segi penegakan hukum dan undang-undang yang terus disempurnakan mengikuti jaman high teknologi, dimana hukum lebih jelas untuk menjaga keselamatan semua pengguna di jalan raya. Demikian pula dengan peran dari pabrik kendaraan beroda empat (Toyota, GM, Ford, dll.) untuk menciptakan inovasi teknologi komunikasi di dalam mobil yang dapat mengurangi gangguan pada saat mengemudi, seperti panggilan pencarian dengan suara (contohnya, Apple iPhone Siri), telepon bebas genggaman, mobil robot tanpa pengemudi (contohnya, Google driverless car), dan lain sebagainya. Sedangkan penyebaran pengetahuan dan pengajaran mengenai bahaya menggunakan ponsel pada saat mengemudi ke khalayak ramai juga sangat dibutuhkan di jaman modern ini.

(Images: top right, CDC’s talked on cell phone while driving by country; bottom left, CDC’s talked on cell phone while driving by age group in the US)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s