Advertisements

Scrapbook: inovasi berbagi foto dan menghubungkan orangtua, anak-anak dan keluarga, melalui jaringan sosial Facebook

Orangtua seringkali menghadapi berbagai masalah mengatur album foto anak-anak mereka. Apalagi dengan hadirnya beberapa aplikasi foto, maka foto keluarga semakin tersebar dimana-mana. Facebook berpikir bahwa orangtua sangat membutuhkan inovasi berbagi foto dan mengelola semua album keluarga yang selama ini belum teratur dengan baik secara online.

Jaringan sosial terbesar didunia ini meluncurkan fitur baru yang dinamakan Scrapbook. Selama uji-coba mulai tanggal 31 Maret 2015 ini, fitur ini hanya tersedia bagi pemilik akun yang beralamat di Amerika. Pengguna dapat mengakses Scrapbook melalui laptop, ponsel pintar jenis iPhone dan Android.

Facebook-scrapbook-pageFitur Scrapbook membantu orangtua memasang tag pada foto. Pemberian tag dengan nama anak-anak, sekaligus memasukkan anak-anak mereka ke dalam akun orangtua. Selama ini Facebook masih belum mengijinkan anak-anak dibawah usia 13 tahun untuk mendapatkan akun, maka fitur baru ini akan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk ikut berpartisipasi di jaringan sosial. Selain itu, fitur baru ini juga menghubungkan akun ayah dan ibu dengan anak-anak mereka.

Untuk menjaga privasi pengguna, hanya orangtua (ayah dan ibu) pemilik akun yang boleh memberi tanda tag terhadap foto anak-anak mereka. Pasangan dapat bekerja sama untuk memilih foto atau bekerja sendirian memasang foto anak-anak di satu lembaran atau dengan kata lain Scrapbook. Setelah foto-foto diberi tanda, kemudian dimasukkan ke dalam album yang berfungsi sebagai Scrapbook. Lembaran ini boleh dibagi dengan orang lain, termasuk omah, opah, om, tante, dan teman-teman, yang sudah terdaftar menjadi pengguna Facebook.

Facebook-scrapbookCara kerjanya, pemilik akun melakukan akses ke profil dengan mengklik About. Di sini, pemilik akun mengklik Family and Relationships dan menemukan undangan untuk bergabung fitur baru Scrapbook. Pada kesempatan ini, orangtua juga boleh menambahkan akses Scrapbook kepada anak-anak mereka.

Selain membuka kesempatan bagi anak-anak berusia di bawah 13 tahun supaya mereka mulai aktif di jaringan sosial, maka Scrapbook juga boleh dipakai untuk memamerkan foto hewan peliharaan. Foto-foto hewan kesayangan, termasuk anjing, kucing, burung, ikan, dan hewan-hewan lainnya.

Saat diluncurkan masih terjadi perdebatan diantara penulis blog, apabila pasangan kemudian bercerai, siapakah kelak mejadi pemilik Scrapbook. Demikian pula ketika anak-anak menginjak usia 13 tahun, apakah anak-anak mereka boleh melepaskan diri dari akun orangtua, dan menghapus foto mereka yang memalukan ketika masih kecil.

(Images: top center, Scrapbook Desktop and Mobile; middle left, Facebook Scrapbook; bottom, click here to watch a video demo)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s