Advertisements

Remaja Amerika menyukai Instagram sebagai situs sosial terpopuler dengan 33 persen, diikuti Twitter dan Snapchat

Instagram-app-iOSWalau begitu banyaknya aplikasi mobile sudah diciptakan untuk mencari sasaran pengguna dari kalangan remaja, usia 13 sampai 19, tapi hanya ada beberapa aplikasi yang menjadi pilihan utama. Pertumbuhan inovasi media sosial semakin maju di era digital ini, tapi jurang perbedaan antara pengguna dari kalangan orang dewasa dan remaja semakin besar.

Kalau orang dewasa di seluruh dunia cenderung memakai jaringan sosial terbesar didunia, Facebook, tapi remaja lebih suka jaringan sosial khusus untuk fotografi, Instagram. Lucunya, walaupun remaja mulai meninggalkan Facebook, tapi sebenarnya mereka masih berada dalam ecosystem perusahaan media sosial terbesar di planet ini. Sejak tahun 2012, Facebook sudah mengakuisisi Instagram dengan nilai pasar $1 miliar dollar.

Menurut laporan Wall Street Journal dengan basis sebuah survei yang dilakukan oleh Piper Jaffray terhadap 9.400 remaja, Instagram merupakan situs sosial terpopuler yang dipilih oleh 33 persen remaja pada musim gugur (Fall) tahun 2015. Di urutan kedua diraih oleh Twitter, dimana 20 persen remaja memilih perusahaan berlogo burung biru ini. Sedangkan pada urutan ketiga diambil oleh pendatang baru bermarkas di pantai barat kota Los Angeles, Snapchat dengan 19 persen.

Snapchat-InovasiSurvei dari Piper Jaffray dipakai oleh banyak kalangan, termasuk pasar saham Wall Street, karena survei ini memiliki kredibilitas yang sangat tinggi. Survei sejenis ini dilakukan dua kali setiap tahun selama 15 tahun (termasuk, musim Spring dan Fall), sejak awal tahun 2000-an.

Walaupun Facebook jatuh ke urutan keempat dan hanya mampu memikat 15 persen remaja di Amerika, jaringan sosial ini masih memiliki 1,5 miliar pengguna yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Sejak tahun 2013, Facebook tidak malu-malu mengakui bahwa mereka sedang mengalami kesulitan meningkatkan pengguna dari kalangan remaja. Tidak heran, dalam waktu dua tahun terakhir ini Facebook terus berusaha membenahi diri dengan meluncurkan fitur-fitur baru yang dapat memikat pengguna remaja, seperti meluncurkan Live untuk menayangkan video langsung dari selebriti, memperbarui tombol “tidak suka” dengan emoji yang lebih menarik, dan lainnya.

Facebook tidak akan tinggal diam dalam hal mempertahankan dominasi di media sosial. Ini sudah terbukti ketika Facebook berani mengakuisisi aplikasi chatting WhatsApp seharga $19 miliar dollar pada tahun 2014. Facebook juga sudah memasuki arena virtual reality dengan mengakuisi Oculus dengan nilai pasar sekitar $2 miliar pada tahun 2014. Kejayaan Facebook pada tahun-tahun yang akan datang untuk mempertahankan demografi remaja, akan ditentukan oleh inovasi produk dan fitur aplikasi media sosial.

(Images: top right, Instagram app; middle left, Snapchat app, photographed by Inovasi.com)

Advertisements

Trackbacks

  1. […] Instagram sudah menembus 400 juta di seluruh dunia. Tidak heran remaja di Amerika juga sangat menyukai aplikasi Instagram dibandingkan media sosial lainnya. Selain terkenal dengan aplikasi Instagram […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s