Advertisements

PayGarden menukar kartu hadiah yang tidak terpakai dengan alat pembayaran alternatif sambil menjaga privasi pengguna

Menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru, ada sebagian orang yang beruntung menerima kartu hadiah, tetapi seringkali merasa frustrasi karena ada beberapa kartu hadiah tidak terpakai dan menumpuk terus di lemari. Hal ini membuka peluang bisnis bagi perusahaan startup PayGarden, yang bersedia menukar kartu hadiah yang tidak terpakai dan diganti sebagai alat pembayaran alternatif untuk membayar pembelian barang dan layanan online.

Keunggulan PayGarden terletak pada inovasi platform yang dapat mengintegrasikan ratusan merek dan pengecer kartu hadiah, dengan sistem pembayaran yang cara kerjanya setara dan sudah diterapkan oleh kartu kredit. PayGarden menjalin kemitraan dengan jaringan kartu hadiah dari pengecer besar, seperti Aeropostale, Babies R Us, Bed Bath and Beyond, Best Buy, Bloomingdale’s, JC Penney, Kmart, Nike, Walmart, Target, Sears dan Starbucks. Pemilik kartu hadiah cukup mencantumkan nomor kartu hadiah dan nomor identifikasi, kemudian PayGarden secara otomatis memeriksa saldo dan menggunakan sisa uang di kartu untuk pembayaran secara online.

PayGarden-trade-any-gift-card-for-membership

Keunggulan lainnya termasuk membantu sebagian pengguna yang selama ini tidak memiliki kartu kredit, sehingga mereka bisa berbelanja online. Dibandingkan dengan pengguna yang selama ini melakukan transaksi dengan kartu kredit, dimana harus mencatumkan alamat rumah atau alamat penagihan, maka pengguna yang memakai kartu hadiah sebagai alat pembayaran, bisa membatasi informasi dan menjaga identitas mereka. Keistimewaan ini akan membantu pengguna tetap menjaga privasi ketika melakukan transaksi yang bersifat rahasia.

Potensi pasar yang akan menggunakan PayGarden termasuk menjalin kemitraan dengan yayasan amal, dimana kartu hadiah yang tidak terpakai dapat disumbangkan untuk tujuan baik. Pengguna di kalangan bisnis termasuk sebagai alat pembayaran untuk game dan aksesoris virtual untuk permainan game. PayGarden juga dapat dipakai sebagai alat pembayaran untuk konten online (seperti suratkabar online) dan alat pembayaran untuk pemutaran video online. Potensi pasar juga mencakup para pengguna yang berselancar di dunia maya tetapi ingin melindungi privasi dengan tanpa menggunakan kartu kredit.

PayGarden berbasis di kota San Francisco dan didirikan oleh beberapa alumni dari Universitas MIT. Sampai hari ini PayGarden masih dalam bentuk uji-coba beta dan belum mengumumkan pendanaan awal.

(Image: middle, PayGarden demo site)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s