Advertisements

Kepolisian kota Los Angeles meluncurkan 860 body cameras, dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas

Los Angeles-lalu-lintas-lapdLembaga penegak hukum di kota-kota besar di Amerika semakin mengandalkan inovasi teknologi terbaru dalam upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas ke masyarakat. Ketika meningkatnya pengunjuk rasa di kota, maka pihak kepolisian ikut prihatin untuk mengurangi kesalahan aparat, terutama penggunaan kekuatan yang berlebihan.

Mulai hari Senin, 31 Agustus 2015, Los Angeles Police Department (LAPD) merupakan lembaga penegak hukum terbesar di Amerika yang akan meluncurkan penggunaan body camera (kamera tubuh). LAPD membuat anggaran penyediaan 7.000 kamera tubuh. Selama tahap pertama, LAPD hanya meluncurkan 860 kamera. Biaya tahap pertama sebanyak $1,5 juta dollar disumbang oleh para donatur pribadi. Selebihnya akan di tanggung oleh pihak kepolisian kota Los Angeles, sambil melakukan kampanye pendanaan tahap berikutnya.

Taser-Axon-body-cameraSetelah melakukan uji-coba selama dua tahun, LAPD akan mengadopsi inovasi kamera tubuh buatan pabrik Taser. Pilihan perangkat dikenal sebagai Axon Body. Harga eceran sekitar $400 per unit di Amerika, sedangkan harga internasional tidak diumumkan secara resmi di situs web Taser. Kamera tubuh ini mempunyai keunggulan merekam aktivitas polisi secara otomatis. Kamera mulai merekam selama 30 detik sebelum suatu kejadian, atau sebelum polisi menekan tombol untuk menyalakan kamera tubuh.

Karena dalam jumlah terbatas, kamera tubuh canggih ini hanya dioperasikan di beberapa daerah rawan kriminal. Daerah pemukiman San Fernando Valley mencakup kota Sylmar dan Panorama City. Demikian pula polisi yang ditempatkan di pemukiman di selatan kota Los Angeles. Polisi khusus (SWAT) dan polisi pengatur lalu-lintas di tengah kota juga akan segera dilengkapi dengan kamera tubuh.

Berbagai organisasi masyarakat, seperti the American Civil Liberties Union (organisasi hak penduduk), menentang penggunaan kamera tubuh dengan alasan warga negara tidak dapat melihat video yang direkam. Sedangkan pihak kepolisian hanya menyediakan rekaman video ke publik, apabila departemen ini tersangkut dalam kasus pengadilan.

(Images: top right, Los Angeles traffic by Inovasi.com; middle left, Taser Axon Body)

Advertisements

Trackbacks

  1. […] mobil listrik yang akan dipakai untuk pengangkutan pegawai negeri dan patroli kota, termasuk untuk departemen kepolisian (LAPD), pemadam kebakaran (LAFD), layanan umum, departemen air dan listrik, dan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s