Advertisements

Deliv: layanan pengiriman barang pada hari yang sama untuk toko pengecer, dengan mengandalkan armada sopir pilihan dari khalayak ramai

Google-Shopping-Express-homepage-screenshotBisnis model yang menyediakan layanan pengiriman barang pada hari yang sama (kilat) semakin digandrungi oleh perusahaan besar maupun startup seperti Postmates dan Shutl yang sudah diulas di Inovasi.com. Minggu ini mesin pencari Google meluncurkan layanan pengiriman barang pada hari yang sama yang disebut Google Shopping Express, yang mana Google bermitra dengan Target (toko serba-ada), Walgreens (toko eceran, pharmasi), Staples (peralatan kantor), American Eagle (pakaian), Toys“R”Us (mainan), dan Office Depot (peralatan kantor). Raja lelang eBay setelah melakukan uji coba di kota San Francisco pada musim panas tahun 2012, akan segera mengembangkan layanan pengiriman ke kota lain seperti ke Chicago dan Dallas. Raksasa toko serba-ada Wal-Mart memberikan kemudahan bagi pembeli online untuk mengambil barang pesanan mereka pada hari yang sama di toko terdekat. Sedangkan raja ecommerce Amazon sudah menyediakan layanan pengiriman barang pada hari yang sama di beberapa kota, termasuk San Francisco, sejak musim panas tahun lalu.

Sekarang sudah hadir sebuah perusahaan startup yang menyediakan layanan pengiriman barang pada hari yang sama untuk toko pengecer yang dikenal sebagai Deliv. Startup ini mengandalkan armada pengantar pilihan dari khalayak ramai. Deliv merekrut sopir-sopir lokal yang bersedia mengantarkan barang dari toko pengecer ke rumah/apartemen pembeli. Sebelum diberikan pekerjaan, sopir dipilih dengan peringkat dan riwayat mengemudi terbaik. Kendaraan yang dipakai memiliki asuransi dan bukti pendaftaran.

deliv-homepage-screenshot

Dalam uji-coba yang baru selesai dilakukan di kota San Francisco dan kawasan Silicon Valley, Deliv percaya armana mereka mampu mengantar barang dalam waktu sekitar satu jam dari jadwal transaksi pembelian lewat toko online. Dalam waktu dekat Deliv akan memperluas pasar yang mencakup kota-kota metropolitan di seluruh Amerika, termasuk Atlanta, Boston, Chicago, Dallas, Houston, Los Angeles, Phoenix, Indianapolis, Miami, New York, Philadelphia, Seattle, dan ibukota Washington DC.

Bisnis model yang diterapkan oleh Deliv hampir mirip dengan pelaku bisnis pengantaran barang pada hari yang sama yang sudah tersedia di pasar seperti FedEx dan UPS. Keunggulan Deliv hanya dalam segi kecepatan pengantaran barang dan dalam segi ongkos pengiriman barang yang sedikit lebih rendah dari perusahaan pengantar lainnya. Biaya pengiriman barang dapat ditekan karena memakai sopir pilihan dari khalayak ramai, yang mana pengantar hanya dibayar kalau melakukan tugas mereka.

Deliv ingin meraup pasar dengan bermitra dengan toko-toko pengecer lokal yang juga berusaha menyenangkan hati para pelanggan di era high-tech, yang mana mayoritas pemakai gadget lebih suka berbelanja online. Dengan menjalin kemitraan dengan Deliv dan menyediakan layanan pengantaran barang yang sesuai dengan jendela waktu yang sudah di pilih oleh para pelanggan mereka, maka toko-toko pengecer lokal bisa bersaing ketat dengan raja ecommerce Amazon. Walaupun menarik ongkos lebih rendah, Deliv ingin mengandeng sebanyak mungkin toko-toko pengecer lokal dan berupaya untuk meningkatkan volume pengiriman lebih besar.

Deliv didirikan pada tanggal 22 Mei 2012 dan berbasis di kota Palo Alto. Untuk kelangsungan neraca pemasukan uang, startup ini mengambil persentase dari setiap transaksi. Minggu ini mengumumkan sudah menerima pendanaan awal sejumlah $1 juta dollar. Pendukung modal berasal dari beberapa investor terkemuka termasuk General Catalyst, Redpoint Ventures, Trinity Ventures, Operators Fund, dan PivotNorth.

(Images: top right, Google Shopping Express homepage screenshot; middle, Deliv homepage screenshot)

Advertisements

Trackbacks

  1. […] (SideCar) akan mengurangi biaya investasi armada kendaraan. Sedangkan layanan pengiriman barang (Deliv, Postmates dan Shutl) dapat memangkas biaya karyawan […]

  2. […] disediakan oleh beberapa startup di kota besar di Amerika, seperti Postmates, Munchery, Shutl, Deliv, dan […]

  3. […] terakhir ini muncul beberapa perusahaan startup yang menyediakan jasa pengiriman barang, seperti Deliv, Shutl, EasyPost, dan lainnya. Startup-startup ini menempatkan semua paket pelanggan dari beberapa […]

  4. […] startup termasuk, Good Eggs, UberRUSH, Boxed, Shutl, Gone, Shyp, DoorDash, Postmates, Munchery, Deliv, dan lain […]

  5. […] secara kilat sudah dikembangkan oleh beberapa perusahaan startup, seperti Postmates, Uber Rush, Deliv, dan […]

  6. […] untuk mengantar barang kelontong, makanan dan produk lainnya. Contoh layanan, Postmates, UberRUSH, Deliv, dan lainnya. Hampir semua layanan berfokus mengantar sesuatu dari toko atau restoran ke rumah […]

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s